BRAIN Personalities – Abah Musa (Abu Musa), praktisi kesehatan pengobatan tradisional berbasis jamu tradisional yang ada di Brebes tepatnya di Kecamatan Banjarharjo, melihat kesehatan adalah sesuatu yang bersifat fundamental yang bermula dari sistem pencernaan. Kesehatan sistem pencernaan juga bergantung pada apa yang dikonsumsi setiap hari.
Sering kali, orang luput dari apa yang mereka makan sehingga secara tidak langsung mempengaruhi sistem pencernaan. Padahal, tubuh membutuhkan asupan gizi seimbang untuk memulihkan kondisi tubuh sehingga terbentuklah tubuh yang sehat.
Pendekatan pengobatan tradisional, yang kini menjadi pengobatan alternatif terbaik, tidak lepas dari jamu yang sebenarnya adalah ramuan makanan alami yang dibutuhkan tubuh.
Bahan-bahan alami tidak menyebabkan efek samping yang fatal dibandingkan dengan penggunaan obat-obat kimia dari industri medis modern.
Ia ingat masa kecilnya betapa sulit mendapatkan akses kesehatan di kampung. Keberadaan dokter bahkan tidak ada. Fasilitas kesehatan masih diakomodir oleh mantri, itupun seminggu sekali di Puskesmas.
Kebiasaan orang tua yang gemar meramu bahan-bahan makanan alami, seperti kunyit, temulawak, dan bahan-bahan lain untuk pengobatan keluarga menjadi inspirasi awal dalam pengobatan tradisional.
Ketertarikannya di dunia kesehatan, khususnya terkait penggunaan jamu, dibuktikan bagaimana ia mempelajari berbagai literatur kesehatan.
Tidak berhenti sampai sekedar mempelajari, ia juga sangat memperhatikan bagaimana asal-asal bahan-bahan makanan dalam proses pertanian atau peternakan.
Baca juga: Perjalanan Karir dan Bisnis Okta Wirawan Pendiri A;maz Fried Chicken
Mindset Budaya Minum Teh yang Keliru Membuat Abah Musa Mengidap Batu Ginjal
Kebiasaan menyajikan secangkir teh manis adalah budaya Jawa di kampung halaman Abah Musa. Bahkan, penyajian minuman tersebut menjadi kebiasaan sehari-hari.
“Saya itu dulu minum teh manis sampai tiga kali sehari dan jarang sekali minum air putih”, ceritanya ketika mengenang masa kecil.
Dari kebiasaan tersebut, sewaktu usia SMP pernah diperiksa dokter karena kebiasaan minum teh. Namun, ia tidak mendapatkan penjelasan memadai terkait kebiasaan tersebut dan masih kembali pada kebiasaan lamanya.
Puncaknya, saat bekerja di Jakarta tumbang karena mengidap batu ginjal sehingga ia terus merasakan sakit selama dua tahun. Disinilah titik balik baginya yang mengubah cara pandangnya tentang nilai kesehatan.
Ia terus belajar berbagai topik kesehatan, mulai dari pengobatan tradisional Jawa, Tiongkok, akupuntur, accupresure, pijat refleksi, bekam, hingga thibbun nabawi. Batu ginjal keluar dengan sendirinya tanpa operasi atas izin Allah setelah mengkonsumsi jamu yang ia pilih berdasarkan bahan-bahan alami.
Pada akhirnya, ia menjadi praktisi kesehatan jamu tradisional alami yang mengadopsi bahan-bahan lokal dan mengedepankan prinsip tauhid dalam pengobatan.
Filosofi dan Prinsip Kesehatan Abah Musa Berbasis Pengobatan Tradisional
Abah Musa sangat memperhatikan makanan yang ia konsumsi sehari-hari. Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda tergantung dari usia dan aktivitas yang mereka lakukan.
Ia sangat menganjurkan agar setiap orang kembali mengikuti ajaran Al-Quran dengan memperhatikan apa yang mereka makan, yakni makanan yang halal dan thayyib. Bagi Abah Musa, makanan yang ia makanan adalah bagian dari ibadah kepada Allah subhanallahu wata’ala.
Meski banyak yang berpendapat bahwa makanan sehat itu mahal, itu tidak tepat menurut Abah Musa. “Anggapan sehat kok mahal itu masalah mindset saja. Itu kembali lagi kesungguhan setiap orang untuk berusaha”, tuturnya.
Sebagai praktisi pengobatan tradisional, ia menyarankan agar setiap orang memiliki pola hidup sehat. Pertama, diantara pola hidup sehat dimulai memilih dan mengkonsumsi makanan sehat, khususnya harus tahu proses pertanian dan peternakan apa yang digunakan dari bahan makanan.
Kedua, pengelolaan psikis juga menjadi perhatiannya agar tetap memiliki tubuh sehat. Aspek psikologis seseorang dapat berpengaruh terhadap kesehatan dan dapat berdampak pada pola makan yang tidak seimbang.
Tidak hanya itu, manajemen olahraga dan istirahat cukup ia rekomendasikan. Bagaimanapun, tubuh juga memiliki hak untuk diberdayakan sehingga terjadi keseimbangan dari ketiga tersebut.
Baca juga: Perjuangan Kemanusiaan dr. Lie Dharmawan, Pendiri doctorSHARE
Penerapan Pola Hidup Sehat dalam Keluarga
Memberikan teladan untuk menerapkan pola makan dan hidup sehat dalam keluarga, khususnya anak-anak, merupakan tantangan besar di zaman sekarang.
Berbagai makanan olahan yang dipersepsikan seolah-olah sebagai pilihan sehat telah banyak membentuk kebiasaan tidak sehat karena lebih mengutamakan preferensi merek.
Padahal, sebagai orang yang sadar tentang kesehatan, sangat diperlukan kesadaran memilih dan mengkonsumsi makanan yang sehat (real food). Tidak hanya real food saja, namun juga memperhatikan prosesnya untuk memastikan kesehatannya terjaga.
Abah Musa teliti dalam memilih makanan dan minuman untuk istri dan anak-anaknya di rumah. Semisalnya, telur, ia menghindari telur dari ras ayam negeri dan lebih memilih telur dari ayam kampung atau bebek yang dibuahi (fertile).
Termasuk pemilihan daging dan buah, ia dan keluarganya berusaha menghindari dengan proses rekayasa genetik. Bahkan, pemilihan air minum yang lebih memprioritas air gunung dan menghindari air kemasan.

Kisah Pasien dan Transformasi Kesehatan Jangka Panjang
Meski telah banyak pasien yang telah terbantu sembuh karena jamu tradisional alami dari racikannya, ia yakin tetap yakin bahwa itu semua atas bantuan Allah subhanahu wata’ala.
Apabila menelisik banyak fakta kesehatan medis yang selama ini ia lakukan, banyak kesalahan diagnosis kedokteran dapat berujung pada kondisi pasien yang semakin memburuk.
Hal tersebut diperburuk dengan pemberian obat-obatan yang tidak tepat. Setiap dokter sangat mungkin memberikan diagnosa berbeda sehingga setiap pasien berganti-ganti dokter maka berbeda pula asupan obatnya.
Ia banyak menerima pasien justri dari keputusasaan karena mereka telah lama mengikuti pengobatan medis yang tidak kunjung membuahkan hasil.
Atas izin Allah, banyak dari pasien sembuh tanpa operasi dan proses pemulihan lebih cepat dibandingkan pengobatan medis kedokteran.
Abah Musa: Your Food, Your Medicine
Ya, makanan kita adalah obat kita. Inilah mindset yang selalu Abah Musa tanamkan kepada pasien-pasiennya. Ia mewanti-wanti jangan sampai terbalik yang pada umumnya terjadi, malahan obat-obatan medis menjadi makanan karena sakit tak kunjung sembuh.
Para pasien menerima edukasi sehingga mereka memiliki komitmen untuk bekerjasama dengan Abah Musa agar menerapkan prinsip-prinsip kesehatan secara alami. Pola hidup dan makan selalu diutamakan untuk proses pemulihan tubuh.
Terlebih, Abah Musa memiliki pendekatan humanis yang mana para pasien memiliki keleluasaan untuk berdiskusi dan bertanya terkait kesehatan sehingga mereka memiliki pemahaman yang tepat.
Inilah yang jarang masyarakat peroleh dari pengobatan medis modern di Indonesia yang umumnya mereka hanya diberikan resep obat tanpa ada penjelasan kontradiksi dari obat-obat mereka konsumsi.
Di samping itu, sebagai praktisi pengobatan tradisional dengan menggunakan jamu berbahan alami dan teruji, mindset masyarakat juga perlu diubah tentang proses penyembuhan.
Masyarakat awam sering kali menginginkan obat yang enak dan proses enak sehingga sering kali terjebak dalam proses pengobatan keliru. Padahal, tubuh membutuhkan rasa sakit untuk pemulihan.
Misalnya, aktivitas olahraga yang menyehatkan tentu tidak lepas dari rasa lelah dan sakit pada otot. Padahal, itu adalah bukti kesehatan yang orang rasakan. Begitu juga dalam proses pemulihan tubuh, adakalanya tubuh merasa tidak nyaman karena sedang melakukan proses detoksifikasi yang sebenarnya menyehatkan tubuh.
Baca juga: Kisah Inspiratif Founder & CEO BRAIN Personalities
Pelayanan Kesehatan yang Menjaga Hubungan Baik dengan Pasien
Sikap terbuka dan berusaha memberikan edukasi tepat tentang kesehatan pasien membuat Abah Musa dikenal sebagai praktisi pengobatan tradisional yang humanis di Brebes.
Benar saja, para pasien merasa nyaman sehingga terjalin hubungan kekeluargaan secara jangka panjang. Ini sangat berbeda dengan pengobatan medis yang terkesan transaksional sehingga tidak sedikit yang menjalin hubungan sekedar urusan pekerjaan medis saja.
Selain itu, Abah Musa mengajak para pasien untuk kembali kepada tauhid dalam proses penyembuhan.
Berprasangka baik kepada Sang Pencipta dan yakin bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya asalkan orang sungguh-sungguh dalam berusaha dengan niat benar dan proses yang tepat.
Visi Sehat Inspiratif Abah Musa
Kembali pada makanan alami yang organik tanpa rekayasa genetik adalah ajakan Abah Musa kepada pasien.
Bahkan, ia sangat berharap masyarakat memiliki keterampilan menanam dan memiliki lahan untuk menanam sendiri tanaman yang bermanfaat sehingga mereka bisa memastikan proses yang sehat.
Penggunaan pestisida dan bahan-bahan pertanian menjadi perhatiannya agar dihindari karena berpengaruh besar pada timbulnya penyakit.
Tidak henti-hentinya Abah Musa mengingatkan bahwa makanan kita adalah obat kita. Jadi, sebenarnya setiap hari, kesehatan sangat ditentukan oleh jenis makanan seperti apa yang dikonsumsi.
Berbekal dari kegemarannya mengajar dan mempelajari pengobatan tradisional alami, ia berusaha memberikan edukasi kesehatan dan mendorong kebiasaan sehat dalam keluarga.
Kebiasaan sehat juga butuh lingkungan mendukung untuk saling bahu-membahu menjaga kesehatan bersama.

Rekomendasi Pengobatan Tradisional Terbaik dari Abah Musa, Brebes
Masyarakat umum cenderung masih skeptis terhadap pengobatan tradisional, seperti jamu, karena adanya oknum yang overclaim.
Bahkan, para oknum tersebut menambahkan BKO (bahan kimia obat) sehingga kemurnian jamu hilang.
Padahal, oknum tersebut tidak memiliki kapasitas dan cenderung mencari keuntungan semata dengan mengatasnamakan pengobatan tradisional dan jamu sebagai alat jual.
Dampaknya, citra pengobatan tradisional yang seharusnya baik malah menjadi buruk di mata masyarakat. Salah satu cirinya adalah obat tradisional cespleng badan langsung enak hanya mengkonsumi 2 kapsul.
Terlebih, masyarakat juga bergeser kepada pengobatan medis yang sebenarnya memiliki banyak kontradiksi dan tidak kunjung memberikan pemulihan kesehatan secara jangka panjang.
Inilah tantangan Abah Musa menghadirkan pengobatan tradisional yang tepat dan jujur sehingga citra pengobatan menjadi kearifan lokal yang perlu dijaga dan tetap kredibel.
Pengobatan tradisional alami Abah Musa mampu mengatasi berbagai macam penyakit, diantaranya adalah sembelit, ambien, stroke, hipertensi, diabetes, kencing batu, lever, dan beberapa penyakit kronis lainnya.
Untuk pasien wanita, Abah Musa membantu pengobatan mulai dari kesuburan, keputihan, pelancar haid, kanker payudara, hingga kanker serviks.
Sedangkan pada bayi atau balita, Abah Musa membantu pengobatan tradisional mulai dari demam, diare, hingga kejang-kejang.
Apabila Sobat BRAIN ingin tahu atau mencoba apa saja rekomendasi pengobatan tradisional Abah Musa asal Brebes, berikut beberapa yang bisa diperoleh:
1. Jamu Tradisional Alami Organik
Jamu belum tentu herbal. Namun, jamu sudah pasti herbal. Jamu yang sebenarnya tidak hanya menggunakan bahan nabati (tumbuh-tumbuhan) yang ada pada jamu herbal, namun juga menggunakan bahan hewani dalam pengobatan.
Ini tentu juga relevan bahwa asupan gizi untuk manusia harus seimbang, tidak hanya dari makanan nabati, namun juga bahan makanan dari hewani. Keduanya sangat membantu proses pemulihan kesehatan manusia.
Abah Musa memastikan bahwa proses bahan-bahan jamu dari bahan ramuan adalah benar-benar organik dan memiliki proses sehat baik pertanian dan peternakan.
Ia bermitra dan memastikan bahwa mitra-mitranya adalah orang-orang amanah dan memiliki visi yang sama untuk kesehatan dan kemurnian.
2. Madu Murni dan Alami Tanpa Campuran
Meski madu sangat dianjurkan dikonsumsi oleh Al Quran dan dunia kesehatan, ternyata masih banyak produsen yang masih mencampuradukkan anggapan bahan berkualitas dan mujarab ini.
Kebanyakan madu dicampur dengan bahan-bahan tertentu, seperti gula, agar lebih terjangkau. Tidak sedikit yang mengklaim dari penjual madu bahwa produk mereka murni alami.
Kenyataannya, mereka hanya bertujuan untuk mendulang keuntungan saja tanpa menjaga kemurnian madu.
Ini tentu berbeda dengan perlakukan Abah Musa terhadap madu. Ia selalu memastikan bahwa madu yang direkomendasikan benar-benar murni dan alami.
Alhasil, meski madu yang direkomendasikan sedikit lebih mahal, namun dampak positif terhadap kesehatannya benar-benar nyata dan diakui para pasiennya.
Inilah kunci Abah Musa dengan kejujuran untuk menjaga kemurnian dan pengabdiannya dalam pengobatan tradisional diBrebes yang menggunakan madu murni dan alami,.
Ketelitiannya terbukti, bahwa ia juga tahu jenis-jenis madu yang dihasilkan oleh berbagai macam jenis lebah.
3. Gurah
Salah satu tindakan yang Abah Musa adalah gurah yang saat ini menjadi alternatif kesehatan populer yang digemari. Bahan-bahan alami selalu Abah Musa gunakan untuk menjaga proses pemulihan tetap sehat dan meminimalisir risiko.
Proses gurah ini sebenarnya juga bisa dilakukan secara mandiri. Namun, Abah Musa selalu siap untuk memberikan bimbingan pada pasien apabila belum melakukan secara mandiri.
Ia bersedia dan mendorong anggota keluarga pasien bisa melakukan proses gurah mandiri. Abah Musa dengan senang hati mengajarkan caranya.
Ini tentu sesuai prinsipnya agar setiap anggota keluarga selalu bahu-membahu dalam kesehatan.
4. Layanan Konsultasi Online
Abah Musa memahami bahwa tidak semua orang bisa menjangkau griya sehat milikinya di Banjarharjo di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Ia membuka konsultasi melalui telepon atau via WhatsApp.
Para pasien juga bisa memesan jamu tradisional Abah Musa dari manapun. Kini, jamu tradisionalnya telah dinikmati oleh pasien dari berbagai kota, mulai dari Tegal, Cirebon, hingga luar pulau Jawa.
Meski Abah Musa juga bisa melakukan praktek akupuntur, bekam, accupresure, kerokan, dan refleksi, ia lebih mengutamakan pada pola hidup sehat dan makan sehat. Berdasarkan pengalamannya, penyembuhan dari dalam lebih efektif untuk kesehatan.
Tempat Praktek Pengobatan Tradisional Abah Musa di Brebes
Apabila berencana untuk mendapat pelayanan atau tindakan pengobatan tradisional Abah Musa, diharapkan untuk membuat janji terlebih dulu.
Ini bertujuan agar memudahkan pasien untuk menerima pelayanan lebih cepat karena terjadwal dan tidak menyelisihi pelayanan pasien lain yang kebetulan sedang berobat di tempat praktik.
Alamat Praktik : Kelurahan Banjarharjo, Kec.Banjarharjo, Brebes, Jawa Tengah
No.HP/Contact : 0853 2912 6645
Waktu layanan : Senin s.d Kamis & Minggu jam 08.00-17.00 WIB
Waktu tutup : Jum’at
Maps : https://maps.app.goo.gl/RJdZUooZu3LWt4Ag7
Kesehatan Adalah Hak Setiap Orang
Dari kisah Abah Musa, setiap orang bisa belajar bahwa kesehatan adalah hak setiap orang. Pengalaman hidup juga mengajarkannya bahwa betapa pentingnya kesehatan dan pola hidup sehat agar selalu diterapkan menjadi kebiasaan.
Kisah perjalanan dan pembelajaran tentang pengobatan tradisional di Brebes dari Abah Musa juga menginspirasi karena berdasarkan pengalaman pribadi dan kejujuran sehingga memberikan dampak positif kepada masyarakat.
Dari perjuangan Abah Musa yang ditempa pengalaman hidup, kita bisa memahami bahwa kesehatan juga berkaitan dengan kemauan, kejujuran, dan kesungguhan untuk memperjuangkannya secara alami. Itulah hak yang layak diperoleh dan dijaga setiap orang.
Tuliskan Artikel Biografi Anda di BRAIN Personalities disini
