CEO Kopi Kenangan, Dinamika Bisnis, dan Pencapaiannya

Brain Personalities – Pamor kopi di Indonesia semakin meningkat beberapa tahun terakhir. Salah satu yang sedang digandrungi penikmat kopi saat ini adalah Kopi Kenangan. Sobat Brain pun pasti pernah mendengar produk Kopi Kenangan. Namun, apakah Sobat Brain tau Siapakah CEO Kopi Kenangan? Pertanyaan itu akan terjawab pada artikel CEO sekaligus Owner Kopi Kenangan.

Pelajari juga:

Tentang Kopi Kenangan

Apa itu Kopi Kenangan

Kedai Kopi Kenangan
Kedai Kopi Kenangan

Kopi Kenangan adalah produk kopi yang mengusung konsep “grab and go” dan berfokus pada kualitas kopi, bukan fasilitas kedainya. Oleh karena itu, mayoritas kedai Kopi Kenangan dikonsep dalam bentuk minimalis sehingga konsumen yang membeli Kopi Kenangan benar-benar karena ingin menikmati kopi, bukan menumpang duduk.

 

Inspirasi Kopi Kenangan

CEO Kopi Kenangan mendapatkan inspirasi dari pengalaman sang ibu mengunjungi toko teh di Boston, Amerika Serikat. Toko teh di sana mempersilahkan pengunjung untuk mencium ragam aroma teh sebelum diracik dan disajikan. Inspirasi ini diadaptasi dalam pembangunan Kopi Kenangan.

Branding Kopi Kenangan dipilih lantaran CEO Kopi Kenangan terinspirasi dari sebuah produk yang memiliki kata “kenangan” dan menurutnya kenangan memiliki arti yang mendalam bagi setiap orang.

 

Siapa CEO Kopi Kenangan?

Pertengahan 2017, Kedai Kopi Kenangan dibuka pertama kali di Menara Standard Chartered, Kuningan, Jakarta Selatan. Pembukaan kedai pertama ini menjadi langkah berani dari Edward Tirtanata selaku CEO Kopi Kenangan untuk bersaing. Bagaimana tidak, di gedung itu sudah ada tiga pemain lama industri kopi. Namun, Edward tetap berani mendirikan kedai Kopi Kenangan pertamanya di sana.

Pelajari juga:

CEO Kopi Kenangan, Edward Tirtanata

Profil Edward Tirtanata

Edward Tirtanata
Edward Tirtanata

Edward Tirtanata lahir di Bandung pada 13 Desember 1988 danĀ  merupakan lulusan Northeastern University, Amerika Serikat dengan gelar ganda dari jurusan Keuangan dan Akuntansi. Selaku CEO Kopi Kenangan, Edward berpedoman pada bisnis yang memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Menjadi sosok pekerja keras dan memiliki pengamatan jeli, CEO Kopi Kenangan itu menarik kesimpulan dari pengamatannya bahwa orang Indonesia gemar nongkrong sambil ngopi tapi tidak kopi yang affordable.

 

Jejak Bisnis Edward Sebelum Menjadi CEO Kopi Kenangan

Perjalanan Bisnis Edward
Perjalanan Bisnis Edward

Sebelum sukses dengan Kopi Kenangan, Edward pernah mengalami jatuh bangun dalam menjalani berbagai bisnis.

 

Penjual Baju di Acara Musik

Siapa yang menyangka bila CEO Kopi Kenangan, Edward Trinata dulu sempat jadi penjual baju di acara musik. Baju-baju yang dijual Edward dibelinya dari Tanah Abang lalu penjualannya dilakukan di berbagai acara musik yang tempatnya berpindah-pindah.

 

Pebisnis Batubara yang Bangkrut

Bisnis batubara yang dijalankan Edward tak berjalan mulus. Hal ini disebabkan oleh harga batubara yang menurun tajam. Dampaknya, Edward bangkrut dan terpaksa menjual rumah serta aset keluarga.

 

Menjadi Managing Partner

CEO sekaligus Owner Kopi Kenangan dulunya pernah berkarir sebagai Managing Partner di iHuntington Consultants. Perusahaan ini menyediakan layanan konsultasi re-branding melalui e-commerce dan sosial media.

 

Founder Lewis & Carroll Tea

Tahun 2015 Edward membuka bisnis teh dengan nama Lewis & Carroll Tea. Setiap cangkir teh dibanderol seharga Rp40 hingga Rp60 ribu. Harga tersebut dinilai mahal untuk sebagian orang Indonesia sehingga hasil yang didapatkan dari bisnis ini pun tidak sesuai harapan.

Pelajari juga:

 

Perjalanan Edward Membangun Kopi Kenangan

Belajar dari pengalaman bisnisnya pada masa silam, Edward mengamati tren. Menurutnya, orang Indonesia menyukai berbaur di tongkrongan sambil menikmati kopi tapi jumlah coffee shop masih sedikit dan harga kopinya Kun cenderung mahal.

Akhirnya, bermodalkan Rp150 juta dari hasil patungan bersama James Prananto, kedai pertama Kopi Kenangan berhasil dibuka pada 2017 silam. James Prananto pernah masuk dalam Majalah Forbes 30 Under 30 sebagai Pengusaha Muda Sukses di Asia Pasifik.

Momen Edward Tirtanata bersama James Prananto
Momen Edward Tirtanata bersama James Prananto

Nama Kopi Kenangan terinspirasi dari salah satu produk dan dipilih karena memiliki arti yang mendalam bagi semua orang. Singkatnya, tak seorangpun yang hidup tanpa kenangan.

Bersama James, Edward berhasil menjadi sorotan publik berkat nama unik gerai dan menunya. Masyarakat antusias terhadap berbagai menu yang ditawarkan Kopi Kenangan, seperti Kopi Kenangan Mantan, Kopi Kenangan Masa Lalu, dan Kopi Lupakan Dia.

Kenali potensi tim bisnis melalui Tes BRAIN Online di sini

Pencapaian Edward Tirtanata sebagai CEO Kopi Kenangan

700 Cup Terjual pada Pembukaan Perdana

Potret Cup Kopi Kenangan
Potret Cup Kopi Kenangan

Sebagai CEO Kopi Kenangan, Edward berhasil membawa kedai Kopi Kenangan meraih penjualan 700 cup pada pembukaan perdananya. Produk Kopi Kenangan disukai karena dibanderol dengan harga terjangkau mulai dari Rp15 ribu. Selain itu, keberadaan aplikasi ojek online (ojol) semakin membantu meningkatkan omset penjualan. Terhitung sebanyak 60% – 70% penjualan Kopi Kenangan berasal dari aplikasi ojol.

 

Tiga Bulan Bisa Balik Modal

Kopi Kenangan diklaim Edward sebagai perusahaan pertama yang terintegrasi dengan Go-Food, aplikasi pesan antar makanan online. Oleh karena itu, Kopi Kenangan dapat memetakan kesukaan dan keinginan konsumen sehingga target pemasaran dan promosinya pun telat sasaran.

Branding Kopi Kenangan dinilai sukses berkat pertumbuhannya yang tergolong cepat di Indonesia. Di samping itu, bahan-bahan yang digunakan oleh Kopi Kenangan adalah bahan berkualitas asli Indonesia. Jadi tak mengejutkan bila Kopi Kenangan berhasil balik modal dalam waktu 3 bulan dari kedai pertamanya.

 

Berhasil Gaet Investor Internasional

Setahun perjalanan Kopi Kenangan menarik minat Alpha JWC Ventures untuk berinvestasi di dalamnya. Selanjutnya, Kopi Kenangan memperoleh kucuran dana sebesar 20 juta dolar Amerika atau setara Rp287,9 miliar dari Sequoia Capital pada tahun 2019 untuk pendanaan seri A.

Perusahaan Arrive kepunyaan Jay Z dan petenis Internasional, Serena William pun pada tahun 2019 ikut mengucurkan Rp280 miliar dananya ke Kopi Kenangan. Tak sampai di situ, pada tahun 2020 kucuran dana kembali didapatkan oleh Kopi Kenangan sebesar 109 juta dolar Amerika atau setara Rp1,6 triliun untuk pendanaan seri B.

Pelajari juga:

 

Target Bisnis Edward Untuk Kopi Kenangan

Edward Tirtanata selaku CEO Kopi Kenangan
Edward Tirtanata selaku CEO Kopi Kenangan

Edward menargetkan untuk membuka 1000 kedai baru pada 2022. Selain itu, Edward juga berencana melakukan perluasan bisnis Kopi Kenangan hingga ke luar negeri. Pada tahun 2022 juga Kopi Kenangan ditargetkan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (Go Public).

Penutup

Perjalanan CEO Kopi Kenangan untuk meraih kesuksesan tidaklah mulus. Berulang kali gagal dan berganti bisnis, akhirnya menemukan bisnis yang memenuhi harapannya. Kesuksesan CEO Kopi Kenangan membuktikan bahwa tidak ada usaha yang menghianati hasil. Oleh karena itu, Sobat Brain harus tetap berusaha untuk mewujudkan semua harapan.

Nah melalui Tes Brain ini Sobat Brain akan dipandu untuk menggali potensi diri dan mewujudkan harapan.

Ikuti Tes Brain untuk menggali potensi dan miliki sertifikat di sini

Tes Brain Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *