CEO YouTube, Susan Wojcicki adalah Ibunya Google

CEO YouTube

BRAIN Personalities – Siapa yang suka nonton YouTube? Atau di antara Sobat Brain ada yang jadi YouTuber? Ya, salah satu platform media sosial ini memang paling terkenal di dunia. Berbagai konten kreatif yang dibagikan YouTube membuat penggunananya tidak cuma menjadi penikmat video, tetapi juga dapat menjadi kreator atau istilahnya YouTuber. Pada akhirnya, YouTube pun menjadi mata pencaharian para kreatornya untuk mencari rupiah. Menilik kesuksesan YouTube yang begitu fantastis, kira-kira Sobat Brain penasaran nggak dengan CEO perusahaan ini?

CEO YouTube adalah wanita tangguh bernama Susan Wojcicki. Berikut kita bahas sedikit tentang Susan Wojcicki.

Profil Susan Wojcicki, CEO YouTube

Nama lengkapnya adalah Susan Diane Wojcicki. Perempuan kelahiran 5 Juli 1968 yang menjadi CEO YouTube sejak Februari 2014. Susan Wojcicki merupakan putri dari pasangan suami istri Stanley Wojcicki dan Esther Wojcicki yang tinggal di Santa Clara County, California, Amerika Serikat.

Sang ayah, Esther Wojcicki merupakan profesor fisika di Universitas Stanford di California. Sementara sang ibu adalah seorang Yahudi yang berprofesi sebagai Wakil Ketua dewan penasihat Creative Commons Amerika. Ibu Wojcicki juga seorang jurnalis dan tenaga pendidik.

Susan Wojcicki mempunyai dua saudara perempuan yang bernama Janet Wojcicki dan Anne Wojcicki. Dua sudara Susan ini juga memiiki karir yang mengagumkan lho Sobat Brain. Janet Wojcicki adalah ahli epidemiologi dan antropologi di Universitas California. Sementara Anne Wojcicki merupakan pebisnis dan CEO 23andMe, perusahaan yang terpusat di California dan bergerak di bidang genomik dan bioteknologi pribadi.

Pelajari juga:

Pendidikan Susan Wojcicki

Gunn High School di Palo Alto, California adalah tenpat dimana Susan Wojcicki bersekolah. Masa itu, selain belajar pelajaran, dirinya juga menulis koran sekolah. Susan Wojcicki kemudian melanjutkan pendidikan di kampus Stanford. Mahasiswi yang dikenal humoris ini mengambil kelas ilmu komputer sebagi senior.

Pada tahun 1990, Susan mendalami ilmu sejarah dan sastra di Harvard University. Dirinya juga mendapat gelar dari University of California yaitu Master of Science dalam bidang ekonomi. Berlanjut pada tahun 1993, Susan Wojcicki juga menerima Santa Cruz serta di tahun 1998, dirinya menyandang gelar gelar Master of Business Administration dari UCLA Anderson School of Management.

CE

Baca juga:

Susan Wojcicki Karyawan ke-16 Google

Nama Susan Wojcicki tidak banyak dikenal oleh komunitas teknologi, meskipun dirinya merupakan seorang veteran Google dan karyawan Google ke-16. Padahal dirinyalah yang melontarkan ide akuisisi YouTube oleh Google.

Berbicara tentang karir Wojcicki, sebelum menjabat sebagai CEO YouTube, Wojcicki memulai karirnya pada tahun 1999 sebagai karyawan ke-16 di Google. Posisi Wojcicki ini bisa dikatakan mewah karena sedikit sekali yang mampu menjadi orang dekat Larry Page, terlebih seorang wanita. Wajar saja bila banyak sekali yang harus dikerjakan oleh Wojcicki, dari AdSense, Google Analytics, hingga Google Books dan Images.

Kedekatan Wojcicki dengan Page dan Sergey Brin bermula ketika mereka menyewa garasi Wojcicki untuk ditempati sebagai kantor Google. Semasa kuliah Wojcicki memang sudah mengembangkan proyeknya di garasi itu.

Saat itu Wojcicki tengah hamil dan memerlukan biaya tambahan, akhirnya dirinya memutuskan untuk menyewakan garasinya kepada pendiri Google. Suami Wojcicki, Dennis Troper juga mengikuti jejak sang istri, dia menyewakan garasinya dan menjadi karyawan Google pada tahun 1998.

Sejak itulah Wojcicki menjadi orang kepercayaan Page dan Brin untuk menemukan kantor Google yang baru, setelah garasinya tidak dijadikan kantor Google lagi. Wojcicki pun menemukan tempat di Mountain View yang menurutnya cocok dijadikan kantor Google. Dia memilih tempat tersebut lantaran memiliki sebuah dapur. Alasan yang unik bukan? Dari situ Wojcicki sering dijuluki ibunya Google karena memilih tempat yang ada dapurnya.

Pelajari juga:

Beberapa Jabatan Susan Wojcicki di Google

Ibu Google ini adalah orang yang berlatarbelakang marketing. Jadi, tidak heran jika dia menjadi marketing manajer pertama di Google. Tetapi, pekerjaan Wojcicki bukan hanya bergelut di bidang marketing saja. Melainkan berkontribusi dalam Google Books dan Google Images, yang masing-masing dirilis pada Juli 2001 dan Oktober 2004.

Hingga pada 2003, karir Susan Wojcicki terus mengalami kenaikan. Dirinya merupakan sosok yang menjadi kunci pengembangan pemasukan utama Google atau istilahnya adalah Adsense.

Kemudian, Wojcicki menjabat sebagai senior vice president of advertising & commerce. Dia mengatur berbagai produk iklan dan analitik Google juga merupakan kendalinya.

Pelajari juga:

Ide Akuisisi YouTube Oleh Google

Pada tahun 2006, Susan Wojcicki mencetuskan ide akuisisi YouTube sebesar USD 1,65 Miliar oleh Google. Ketika pendiri YouTube, Chad Hurley, Jawed Karim, dan Steve Chen mulai mengembangkan YouTube dan menjadi penyaing layanan video di Google, Susan Wojcicki mengajukan proposal guna mengakuisisi YouTube. Berkat ide tersebut, YouTube kini menjadi platform video terbesar di dunia.

Sebenarnya selain akuisisi YouTube, Wojcicki juga memegang akuisisi DoubleClick pada 2007 sebesar USD 3,1 Miliar.

Pelajari juga:

Jadi CEO YouTube

Puncak karir Susan Wojcicki, bisa dibilang ketika menjabat sebagai CEO YouTube sejak Februari 2014. Para komunitas teknologi menyebut Wojcicki sebagai orang terpenting dalam dunia periklanan. Wojcicki juga terdaftar dalam 100 orang yang berpengaruh menurut majalah Time selama tahun 2015. Bahkan dirinya didaulat sebagai perempuan terkuat di internet.

Meski demikian, Wojcicki tidak puas sampai di situ. Dirinya terus memperluas YouTube dengan berbagai usaha. Seperti sekarang ini, di antara inovasi YouTube adalah YouTube Premium, YouTube Music, dan layanan YouTube TV. Wojcicki juga fokus menjaga konten agar terhindar dari tipuan situs web.

Pelajari juga:

Super Mom CEO YouTube

CEO YouTube

Susan Wojcicki melepas masa lajangnya pada 23 Agustus 1998. Dirinya menikah dengan Dennis Troper di Belmont, California. Kini, keduanya telah memiliki kima orang anak.

Wojcicki adalah salah satu pendukung kebijakan cutu berbayar pagi para karyawan. Wojcicki melakukan aksi dukungan yang fantastik. Aksinya ini disampaikan melalui tulisan artikel opini yang diterbitkan di Wall Street Journal pada 16 Desember 2014 lalu. Dalam tulisannya Wojcicki menjelaskan betapa pentingnya cuti melahirkan tetapi gaji tetap terbayar.

Penutup

Walaupun disibukkan dengan pekerjaan CEO YouTube, tetapi tak mengurangi tanggung jawabnya sebagai seorang ibu. Wojcicki masih sempat mengurusi kelima anaknya tersebut. Super mom banget ya Sobat Brain.

Menurutnya, pekerjaan dan keluarga itu harus balance. Menjaga keseimbangan antara keduanya sangatlah penting.

Untuk itu penting mengenali potensi diri dan tim kerja melalui Tes BRAIN online. Tes ini mampu menggungkap kecerdasan dan kepribadian berdasarkan fungi dominan otak manusia. Tes kepribadian akurat untuk menempatkan tim pada profesi terbaik dan membantu perencanaan karir.

Ikuti tes Brain Online disini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *