Ari Yuda Laksmana, Habit Coach yang Relevan dengan Era Digital

Brain Personalities –  Akrab disapa Coach Ari, karir profesional Ari Yuda Laksmana di bidang manajemen strategis sumber daya manusia telah berlangsung lebih dari 15 tahun. Sepanjang karir tersebut Coach Ari dikenal pula sebagai praktisi pengelolaan sumber daya manusia di berbagai industri.

Tercatat mulai dari industri pendidikan, pembiayaan, asuransi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga konsultan telah ditangani olehnya. Tak main-main, ada sekitar 600 hingga 12.000 karyawan di setiap industri tersebut yang menjadi tanggung jawab Coach Ari.

Hampir dua dekade berkecimpung dengan pengelolaan sumber daya manusia, termasuk pelatihan dan pembinaannya, kini Coach Ari fokus mengembangkan Habit dan Digital Coaching. Program pelatihan dan pengembangan besutan Coach Ari ini fokus mengembangkan potensi klien dan pemanfaatan teknologi digital.

Pelajari juga:

Terinsipirasi dari Orangtua, Ari Laksmana Berkomitmen Tekuni People Development

Ari Yuda Laksmana
Ari Yuda Laksmana

Dilahirkan dari orangtua yang berprofesi sebagai guru, Ari kecil sangat lekat dengan dunia pendidikan. Ketertarikannya terhadap pembentukan dan pengembangan karakter manusia (people development) pun tanpa disadari muncul saat dirinya diajak ke sekolah tempat orangtuanya mengajar.

Ari belajar nilai kesabaran dari orangtuanya. Ragam karakter murid dari latar belakang karakter yang berbeda mampu ditangani oleh orangtuanya secara sabar. Sebagai pendidik, orangtua Ari berkomitmen untuk mengusahakan setiap murid dapat belajar dengan baik.

Kebebasan memilih yang didapatkan oleh Ari dari orangtuanya membentuknya menjadi pribadi yang bertanggung jawab atas pilihan yang diambil. Orangtua Ari pun menyediakan ruang untuk Ari memilih secara leluasa. Mereka memainkan peran sebagai pengawas dan penolong yang baik.

Selain belajar nilai kesabaran, berkat orangtuanya Ari belajar nilai kerja keras, tanggung jawab, kreativitas, aspek development, dan eksplorasi potensi diri. Nilai-nilai tersebut akhirnya mendorong Ari untuk fokus pada pengembangan sumber daya manusia.

Pelajari juga:

Perjalanan Karir Coach Ari Diiringi oleh Nilai-nilai Sakral Keluarga

Kepuasan Batin Meningkatkan Produktivitas

Karir Coach Ari yang berkutat di bidang pengelolaan dan pengembangan sumber daya manusia secara konstan berbuah kepuasan batin. Coach Ari semakin tertantang dan produktif untuk menciptakan program-program pelatihan, pembinaan, dan pengembangan sumber daya manusia yang baru.

Jauhi Intrik Politik, Mulai Karir dari Nol di Korporasi

Riwayat karir Coach Ari sebagai pengembang sumber daya manusia di Konsultan dan LSM terbilang mengagumkan. Namun, Coach Ari rela meninggalkannya dan memulai karirnya dari nol di korporasi untuk mendapatkan atmosfer kerja yang lebih baik dan jauh dari campur tangan politik.

Menariknya, sejak pertama kali terdaftar sebagai bagian dari korporasi, bidang learning and development pun menjadi tempatnya berkarir. Paduan passion dan atmosfer kerja yang tepat ini melesatkan karir Coach Ari di korporasi.

Maksimalkan Passion dan Kesempatan

Ilmu dan pengalaman Coach Ari di bidang people development serta ketertarikannya terhadap bidang ini berdampak positif bagi perusahaan. Dampaknya promosi-promosi jabatan pun diterima oleh Coach Ari hingga pada titik tertentu berada pada posisi yang tidak memungkinkan ada promosi lain.

Coach Ari meyakini bahwa selalu ada kesempatan untuk berkembang sehingga beliau memutuskan untuk berpindah ke perusahaan lain. Uniknya, setiap perusahaan yang berkesempatan dimasuki oleh Coach Ari memang sedang membutuhkan sosok yang mampu membangun sesuatu di bidang people development. Entah itu penciptaan organisasi, unit, ataupun program learning and development.

Bersosialisasi sekaligus Menjalin Relasi

Berkutat di bidang people development selama bertahun-tahun secara tidak langsung membentuk jalinan relasi yang luas dan kuat. Selain itu, potensi diri Coach Ari semakin terasah hingga mempertemukannya dengan orang-orang yang sejalan dengan visi misi Coach Ari.

Pertemuan Coach Ari dengan orang-orang yang sama-sama menyukai dan menciptakan hal baru di bidang people development berujung pada tekad Coach Ari membentuk perusahaan sendiri yang berfokus pada pengembangan manusia.

Apa Sobat BRAIN ingin tahu potensi diri dan tim di organisasi atau perusahaan? Tes BRAIN online mampu mengungkapnya secara akurat untuk mengungkap kecerdasan dominan dan kepribadian.

Ikuti Tes BRAIN Online hanya 5 menit

Diangankan Sejak Kuliah, Keputusan Entrepreneurship Akhirnya Terealisasi

Coach Ari, Pelopor Habit and Digital Coaching
Coach Ari, Pelopor Habit and Digital Coaching

Enggan Jadi Pekerja

Keinginan memiliki perusahaan sendiri sebenarnya sudah ada di benak Coach Ari semasa kuliah. Namun, bentuk konkretnya saat itu belum ada sehingga usai lulus kuliah, Coach Ari tidak bekerja di perusahaan. Sebagai gantinya, beliau bergabung di LSM dan pada waktu-waktu tertentu bergabung pula dengan beberapa Konsultan.

Membentuk LSM

Berbekal pengalamannya di LSM dan Konsultan, pembentukan LSM secara mandiri akhirnya dilakukan oleh Coach Ari. Bagi beliau, langkah ini merupakan langkah entrepreneur meski belum terpikirkan cara untuk bertahan dari masalah keuangan dan keberlangsungan.

Pengalaman Mengajarkan Hal Berharga

Menyadari bahwa mendirikan sebuah perusahaan lalu mengelolanya ternyata tidak gampang, Coach Ari bertekad untuk mempelajarinya secara langsung sehingga beliau memutuskan bekerja di perusahaan. Seiring waktu Coach Ari tergiring untuk bekerja di perusahaan yang memiliki nilai be entrepreneur.

Terlibat dalam pembangunan Learning and Development perusahaan, seluruh dedikasi, ilmu, dan tekad dicurahkan oleh Coach Ari untuk perusahaan tersebut. Bahkan mengerjakannya seolah-olah sedang membangun konsultan miliknya sendiri. Dampaknya, upaya Coach Ari membuahkan hasil yang baik untuk perkembangan karirnya dan perusahaan.

Perubahan Strategi Bisnis Ciptakan Keputusan Baru

Berhubung strategi perusahaan tempatnya bekerja berubah, Coach Ari ditempatkan di posisi lain yang berkutat dengan hal-hal yang bersifat umum.

Saat itu, muncul perasaan kurang nyaman karena keterlibatannya dalam bidang development terhitung jarang. Ketidaknyamanan tersebut mendorong Coach Ari untuk menantang diri membentuk perusahaan jasa coaching bersama teman-temannya.

Artinya, selain masih bekerja sebagai karyawan di perusahaan, Coach Ari menjabat pula sebagai CEO di perusahaan yang didirikan bersama teman-temannya. Namun, dengan pertimbangan untuk menciptakan nilai fairness ke kedua perusahaan, akhirnya Coach Ari memutuskan untuk mundur dari posisi CEO dan fokus pada satu perusahaan.

Menangkap Peluang Baru di Tengah Pandemi

Kepungan Pandemi justru melahirkan peluang baru untuk Coach Ari. Kejeliannya melihat pasar akan kebutuhan hal-hal terkait digital, Coach Ari yakin meninggalkan perusahaan tempatnya bekerja untuk membangun Yumna Utama Kinerja yang berfokus pada digital and coaching serta Widyanata Mitra Korpora untuk bidang konsultan SDM.

Pelajari juga:

Peran Ganda Ari Yuda Laksmana, Entrepreneur dan Coach

Coaching bersama klien
Coaching bersama klien

Ari melihat kombinasi entrepreneur dan coach sebagai cara yang efektif untuk dirinya sebagai pengembang dan klien yang dikembangkan. Terlebih lagi passion Ari dalam mengembangkan sumber daya manusia tak pernah surut.

Sebagai Coach, Ari terdorong untuk membantu semua orang agar berdaya dalam menghadapi semua permasalahan. Sayangnya, akses menuju keberdayaan tidak dimiliki oleh setiap orang sehingga Coach Ari bertekad untuk membuka akses tersebut untuk siapa saja.

Sesuatu yang besar tidak bisa dilakukan sendirian. Oleh karena itu, Coach Ari mengajak seluruh coach untuk bekerjasama agar mudah dikenal oleh masyarakat. Salah satunya melalui digitalisasi untuk kemudahan akses terhadap coaching.

Pelajari juga:

Habit Coach, Ari Yuda Laksmana

Habit Coach lekat dengan digitalisasi yang semakin erat pula dengan kehidupan. Coach Ari bermaksud untuk membiasakan pelatihan atau coaching yang bersifat digital. Namun alih-alih menekankan pada platform coaching yang digital saja, Coach Ari justru menekankan mindset digital atau cara berpikir secara digital.

Kebiasaan coaching berbasis digital yang dibentuk Ari sebagai Habit Coach efektif memangkas birokrasi yang memakan waktu lama. Hasilnya, klien dapat mengakses pelatihan dan coaching tanpa membuang banyak waktu dan biaya.

Sederet Sertifikasi Ari Laksmana Sang Habit Coach

Tak sebatas akses, Coach Ari yang menjadi orang Indonesia pertama dengan sertifikasi Digital Coaching dari coach.me ini berkomitmen membantu seseorang dalam pengembangan diri, potensi, dan karir. Kehebatan Coach Ari dalam coaching pun telah diakui dalam lingkup nasional dan internasional terbukti dari sederet sertifikat yang dimilikinya, yaitu:

  • Certified Business Hijrah Coach
  • Agile Certified Hijrah Coach
  • Digital and Habit Coaching Certified
  • ICF Associate Certified Coach
  • BNSP Certified Trainer
  • LOOP ICF Associate Certified Coach Mentoring Program
  • LOOP Certified Professional Coach Program
  • Project Management Professional
  • Basic Managerial of Financing Certification
  • Certified Talent Management Professional
  • Certified Professional Human Resource Management, HR Business Professional, and HR Management Professional
  • Associate Life Management Insurance
  • Certified Professional Life and Health Insurance
  • DDI Certified Workshop Facilitator
  • Tips Sukses dari Coach Ari

Kunci keberhasilan terletak pada kemauan belajar secara terus menerus sehingga muncul pandangan-pandangan baru yang melahirkan ide-ide dan program-program baru. Di samping belajar, kemajuan teknologi pun perlu dimaksimalkan untuk mendorong pemberdayaan diri.

Diri yang berdaya didukung oleh mental percaya diri. Tidak ada satupun yang sulit selama diusahakan. Satu kutipan yang selalu Coach Ari pegang dan jalankan adalah kutipan dari seorang penulis bernama Henry James: “until you try, you don’t know what you can’t do”. Coaching selalu menekankan pada melakukan hal sekecil apapun untuk membuka tekad melakukan hal-hal lainnya sampai memang benar-benar tahu bahwa hal itu tidak bisa dilakukan.

Pelajari juga:

Tips Sukses dari Coach Ari Yuda Laksmana

Habit Coach menawarkan pengalaman yang up to date dan lebih intens dalam membangun atau mengubah kebiasaan kepada klien melalui program digital coaching. Digital coaching bukan sekadar proses coaching melalui media virtual, seperti zoom dan google meet saja. Bahkan pengalaman digital coaching mengarah pada kemampuan self coaching bagi klien.

Dari sisi coach yang menggunakan platform digital coaching bersama CoachingYuk, hal ini bertujuan untuk memfasilitasi para coach mengekspos diri mereka ke publik dan berbagi pemikiran dan keahlian mereka kepada masyarakat yang lebih luas yang tidak hanya terkait dengan proses coachingnya saja. Dampaknya, forum berbagi pandangan dan ide pun terbentuk sehingga kesadaran akan belajar serta berlatih mengembangkan potensi diri dan relasi semakin kokoh.

Lantas, bagaimana cara berkomunikasi lebih lanjut dengan Coach Ari?

Sobat BRAIN bisa merasakan manfaat layanan Habit Coach bersama Coach Ari melalui email: coach.ari@thelaksmana.com.

Apabila Sobat BRAIN ingin segera mengetahui potensi karir diri dan tim dalam perusahaan atau organisasi, silahkan melakukan Tes BRAIN secara online berikut ini:

Tes BRAIN Online

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh bantuan, Sobat BRAIN?