CEO Shopee, Cerita Mengagumkan Sang Penguasa Shopee

Brainpersonalities.comPopularitas Shopee bertengger di peringkat pertama di tingkat Asia Tenggara. Sejak dirilis perdana, Shopee berhasil menarik perhatian masyarakat untuk ikut serta merasakan kemudahan akses yang ditawarkan.

Shopee berhasil menghadirkan ragam fitur transaksi jual beli dan jasa melalui pemanfaatan internet. Hal ini merupakan langkah cerdas dari marketplace yang identik dengan warna orange ini untuk menaklukan era digital.

Chris Feng
Chris Feng CEO Shopee

Shopee adalah startup berbentuk Business to Consumer (B2C) yang menguasai pasar perdagangan online Asia Tenggara. Berbagai produk mulai dari fashion, makanan, interior ruangan, make up hingga layanan pulsa dan pembayaran listrik tersedia di Shopee.

Pencapaian Shopee jelas tidak bisa dilepaskan dari peran penting CEO Shopee yang menjadi citra perusahaan. Sebagai pengguna Shopee pun rasanya tidak afdol apabila Sobat Brain tidak kenal dengan sang penguasa Shopee kali ini.

Posisi CEO Shopee dipegang oleh Chris Feng sejak pendirian Shopee pada tahun 2015 hingga sekarang. Chris Feng juga terlibat dalam pembuatan Shopee bersama Forrest Li. Yuk simak perjalanan hebat Chris Feng, icon dan orang yang memiliki jabatan tertinggi di Shopee!

Pelajari juga:

Mengulas Perjuangan Chris Feng, CEO Shopee

CEO Shopee

Riwayat Pendidikan Penguasa Shopee, Chris Feng

Bernama lengkap Chris Zhimin Feng, Chris Feng yang kini menjabat sebagai CEO Shopee lahir pada Desember 1982. Nama Chris Feng tentara disematkan oleh teman-temannya.

Chris Feng dikenal sebagai siswa cerdas dan berprestasi. Hal ini terbukti dari beasiswa pemerintah Singapura yang diperoleh Chris Feng untuk menempuh pendidikan di jurusan Ilmu Komputer National University of Singapore.

Kecerdasan Chris Feng semakin diakui saat lulus dari National University of Singapore dengan menyandang gelar wisudawan terbaik. Kemudian, Stanford University dipilih Chris Feng untuk melanjutkan studi pasca sarjana untuk program Manajemen Science dan Engineering.

Mengenang Awal Karir Chris Feng Sebelum Merajai Shopee

Usai lulus dari pasca sarjana, Chris bekerja di perusahaan konsultan manajemen bernama McKinsey yang berlokasi di Frankfurt, Jerman. Setidaknya selama 7 tahun Chris berkarir di sana.

Chris kemudian pindah berkarir di perusahaan Rocket Internet sebagai Direktur Pelaksana Regional di Zalora, khususnya wilayah Asia Tenggara. Selain itu, Chris tercatat pernah berkarir di Lazada selama tiga tahun sebagai Chief Purchasing Officer wilayah Asia Tenggara.

Merasa cukup berkarir di startup, berkarir di perusahaan Game pun dipilih oleh Chris Feng. Perusahaan game bernama Garena pun menunjuk Chris Feng untuk menempati posisi Head of Mobile Business.

Garena merupakan perusahaan yang bernaung di bawah SEA Ltd yang dimiliki oleh Forest Li. Kelak bersama Forest Li inilah Shopee berhasil dirilis ke publik dan popularitasnya menjangkau wilayah Asia Tenggara.

Pelajari juga:

 

CEO Shopee Berkisah Tentang Pendirian Shopee

Launching Perdana dan Ekspansi Shopee

Satu tahun bekerja di Garena dijalani oleh Chris Feng bukan tanpa alasan. Melalui Garena, kerjasama antara Chris Feng dan Forest Li untuk merintis marketplace berbasis internet pun terjalin. Akhirnya pada tahun 2015 Shopee pun berhasil didirikan dan secara otomatis bernaung di bawah SEA Ltd.

Launching Shopee secara perdana dilakukan di Singapura. Setelah promosi di Singapura berhasil, Shopee pun melebarkan wilayah bisnis hingga menjangkau beberapa negara di Asia Tenggara, seperti di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam.

Wilayah-wilayah tersebut dijadikan target pasar Shopee akibat beberapa pertimbangan. Salah satunya, pertimbangan terkait potensi untuk mengembangkan bisnis startup. Selain itu, lokasi yang tidak terlampau jauh dari Singapura dinilai memudahkan pengawasan.

Saat awal beroperasi, Shopee masih menggunakan sistem bisnis Consumer to Consumer (C2C). Namun, sejak Shopee membuka fitur Shopee Mall, sistem ini pun berubah menjadi Business to Consumer (B2C). Shopee Mall adalah fitur sebuah toko online yang menawarkan brand-brand terkenal.

Pelajari juga:

Keunikan Shopee Menjelma Jadi Keunggulan

Shopee memiliki keunikan dan perbedaan jika dibandingkan dengan marketplace lainnya. Para pengguna Shopee bahkan difasilitasi untuk membeli maupun menjual produk ke luar negeri, seperti Cina. Strategi ini ditempuh Shopee untuk membuka lapangan kerja.

Shopee

Berhubung Shopee dirilis di berbagai negara, Shopee pun beradaptasi dengan menyertakan nuansa lokal setiap negara untuk dihadirkan di aplikasi. Menurut Shopee, setiap negara memiliki ciri khas dengan ketertarikan yang khas pula sehingga layak dioptimalkan potensinya.

Tanpa ragu Shopee pun merekrut tenaga profesional gang memahami kebutuhan pengguna setempat sehingga Shopee dapat menghadirkan kualitas terbaik. Strategi ini juga bertujuan untuk meraih kepercayaan pengguna.

Promosi yang dilakukan Shopee juga unik dengan penawaran  fitur-fitur melalui mobile. Shopee menaruh fokus utama pada pengguna mobile karena masyarakat terlanjur melekat dengan handphone. 

Strategi optimalisasi mobile ini dulu belum dipakai marketplace lain sehingga Shopee berhasil menggaet banyak pengguna. Apalagi pengguna juga menyukai kepraktisan dan keleluasaan. 

Pelajari juga:

Shopee di Indonesia

Target Pasar Utama

Indonesia menjadi salah satu negara yang dijangkau oleh bisnis Shopee. Tercatat pada 1 Desember 2015 Shopee masuk ke Indonesia. Jumlah penduduk Indonesia yang besar pun menjadikan Indonesia sebagai target utama pemasaran Shopee.

Shopee semakin percaya diri melalang buana di Indonesia setelah mengetahui bahwa teknologi dan informasi mobile internet sedang berkembang pesat. Kondisi ini sejalan dengan strategi Shopee yang menyasar para pengguna mobile phone.

Sejak mengudara di Indonesia, Shopee gencar memberi promosi, program dan fitur menarik lainnya. Salah satu bentuk promosi Shopee waktu itu adalah penawaran Gratis Ongkir yang sampai sekarang pun masih diburu oleh masyarakat.

CEO Shopee

Hasilnya, Shopee mampu menggaet 100 juta pengguna dalam kurun waktu empat tahun. Pada tahun 2019, Shopee menjadi marketplace terbaik dengan pengguna terbanyak dengan tujuan berbelanja maupun berjualan. Seiring berjalannya waktu, jumlah pengguna Shopee diperkirakan semakin bertambah.

Marketplace Nomor 1

Setelah mendapat predikat marketplace terbaik dengan pengguna terbanyak, Shopee mampu menggeser posisi Tokopedia yang dinobatkan sebagai marketplace terpopuler. Tak hanya itu, di kancah Asia Tenggara Shopee dapat menggantikan posisi Lazada dalam kategori jumlah unduh dan kunjungan aplikasi.

Raihan Penghargaan Shopee

Selama dipimpin oleh Chris Feng, Shopee telah banyak mendapatkan penghargaan, antara lain:

Bright Awards Indonesia 2017

Pada ajang “Bright Awards Indonesia 2017” Shopee mendapat penghargaan untuk kategori The Brightest Ad, yaitu iklan paling berkesan menyingkirkan enam nominasi lainnya. Iklan yang diusung Shopee berjudul “Parodi Jokowi”, menceritakan Presiden Jokowi yang kerap memberikan hadiah sepeda untuk rakyat Indonesia.

Netizen Brand Choice Award Sunting

Shopee memperoleh penghargaan untuk kategori Belanja Online di ajang “The Indonesian Netizen Brand Choice Award 2017”. Acara ini diadakan oleh Warta Ekonomi pada maret 2017 lalu.

Marketing Award

Pada bulan September 2017 Shopee berhasil menjadi salah satu winner “The Best in Marketing Campaign” dalam ajang Marketing Award. Acara ini diselenggarakan oleh Majalah Marketing.

Pelajari juga:

Penutup

Nah Sobat Brain, sudah tau kan siapa CEO Shopee. Dari kisah Chris Feng di atas dapat digaris bawahi bahwa Chris mampu memimpin perusahaan karena bekal kemampuan dan pengalaman pekerjaan yang memang cakap. Sampai-sampai Shopee bisa mendapat predikan marketplace tepopuler bahkan di asia Tenggara. Usaha inilah yang patut kita contoh nih Sobat Brain.

Penting untuk mengetahui potensi diri dan tim kerja agar mampu menempatkan seseorang tempat terbaiknya. Direkomendasikan untuk mengikuti Tes BRAIN yang akurat dan mampu mengungkap kepribadian dan kecerdasan dominan.

Ikuti Tes BRAIN Online dan dapatkan sertifikatnya disini.

Tes Brain Online

BRAIN Career Coaching for Students

Penulis Biografi dan Artikel Personal Brand

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *